03 Maret 2012

Cara Melepaskan Tangkapan Pada Pergelangan Tangan



Menangkap pergelangan tangan merupakan salah satu keterampilan bela diri yang mendasar. Ini merupakan awalan bagi sejumlah teknik bela diri. Sesudah menangkap, Anda bisa melanjutkan dengan teknik bantingan. Anda bisa pula mengunci lawan. Atau Anda bisa mematahkan tangan lawan. Bahkan kebanyakan teknik melawan musuh yang bersenjata dimulai dengan menangkap pergelangan tangannya. Singkat kata, ini hal yang vital di dalam seni bela diri.

Namun bagaimana halnya jika tangan kita yang tertangkap? Tentu saja dengan secepat kilat kita mesti melepaskannya. Sebelum lawan melanjutkan dengan teknik yang menentukan.

Menurut Sensei Anthony Britton, seorang juara dunia Jujitsu, ada cara mudah melepaskannya. Lihatlah tangan lawan yang memegang pergelangan tangan Anda. Di antara ibu jari dan empat jari lainnya, ada ruang kosong. Tarik dan sentakkan tangan Anda lurus melewati ruang tersebut. Pegangan tangan lawan akan terlepas.

Demikianlah salah satu cara untuk melepaskan tangkapan lawan. Mudah-mudahan ada gunanya bagi para pecinta bela diri.

15 Februari 2012

Cara Mudah Melucuti Senjata Lawan



Pertarungan tidak selalu imbang. Kadang-kadang kita melawan musuh lebih dari satu. Kadang-kadang kita melawan musuh bersenjata. Video di atas menerangkan salah satu cara melucuti lawan bersenjata, dalam hal ini senjata pisau.

Biasanya orang memegang pisau dengan tangan kanan. Dan salah satu serangan yang paling umum digunakan adalah tusukan. Hindarilah tusukan lawan dengan menyamping ke sisi kanan lawan, sambil menangkap pergelangan tangan lawan dengan tangan kiri. Begitu tertangkap, pegang yang erat dan dengan tangan kanan Anda pukullah punggung tangan lawan sekeras-kerasnya. Pisau lawan akan jatuh. Bila tidak jatuh dalam sekali pukul, Anda bisa menyusulkan pukulan ke-2, ke-3, dan seterusnya sampai pisau lawan jatuh. Setelah pisau lawan jatuh, Anda bisa melanjutkan dengan teknik yang menentukan. Terserah Anda. Atau Anda bisa meniru teknik lanjutan seperti yang dicontohkan video di atas.

Teknik ini mudah, bahkan boleh dibilang sangat mudah. Namun bukan berarti tidak bermutu. Karena kesederhanaan bukanlah tanda rendahnya mutu. Kalau Anda pernah terlibat di dalam pertarungan sebenarnya, Anda pasti paham bahwa teknik terbaik ialah teknik yang menyelamatkan nyawa Anda, bukan teknik yang rumit-rumit.

Demikianlah sebuah teknik melucuti senjata tajam atau tumpul. Mudah-mudahan ada gunanya bagi para pecinta bela diri.

03 Februari 2012

Mengalahkan Lawan Dalam Satu Jurus

Mengalahkan lawan dalam satu jurus adalah ciri-ciri seorang praktisi bela diri yang ahli. Dengan ini, napas dan tenaga tidak dihamburkan percuma. Gerakan tidak sia-sia, waktu tidak terbuang. Dan lawan tidak sempat mengembangkan dirinya walaupun tingkatannya di atas kita.

Hal ini terutama dianjurkan di dalam pembelaan diri. Apakah pertarungan satu lawan satu, keroyokan, melawan musuh bersenjata, sangat baik melumpuhkan lawan hanya dengan satu jurus. Kita tidak perlu berlama-lama bertarung. Apalagi bila situasinya situasi antara hidup dan mati.

Bagaimana caranya? Milikilah jurus andalan dan terlatih. Sebaiknya jurus andalan itu banyak, paling tidak ada beberapa buah. Jadi Anda lebih mudah menghadapi lawan dengan beberapa variasi situasi pertarungan.


Di dalam pertandingan juga baik mengalahkan lawan hanya dengan satu jurus. Namun ada perbedaannya di sini. Pertama, jurus andalan yang kita latih memang untuk keperluan olahraga, tidak untuk menyakiti lawan. Kedua, kita mesti memiliki jurus yang kaya dan berbeda-beda. Jangan mengulang jurus yang sama dua kali. Karena jurus yang itu bila digunakan dua kali, sudah bisa ditebak dan diantisipasi lawan.

Jadi praktisi bela diri, kalahkanlah lawan hanya dengan satu jurus saja. Praktis, tidak membuang waktu dan tenaga, efisien, dan menyebabkan kita menang mudah. Dan yang paling penting, menyelamatkan kita di dalam pertarungan sesungguhnya.

19 Januari 2012

Silat Suffian: Pertarungan Pisau



Di atas adalah peragaan pertarungan pisau menurut Silat Suffian. Untuk diingat bahwa teknik-teknik yang diperagakan untuk keperluan bertempur atau militer. Jadi jangan heran jika semua tekniknya fatal dan membawa maut.


Selamat menikmati. Sekali lagi ingatlah bahwa video di atas untuk keperluan militer. Jadi tidak cocok bagi Anda yang mencari teknik untuk melucuti lawan atau keperluan melerai perkelahian. Penerbit blog ini dan Silat Suffian tidak bertanggung jawab atas penggunaan atau penyalahgunaan teknik yang terkandung di dalam video di atas.

08 Januari 2012

Mengapa Perlu Memiliki Jurus Andalan

Di setiap cabang olahraga, kita selalu melihat bintang atau juara. Misalnya di cabang tenis kita mengenal Bjon Borg, Martina Navratilova, Pit Sampras, dan lain-lain. Di cabang sepakbola ada Ronaldo dari Brazil dan Diego Maradona dari Argentina.

Kalau kita perhatikan, bintang-bintang tersebut sudah mumpuni tekniknya. Secara umum, mereka menguasai seluruh teknik yang diperlukan. Namun tidak hanya itu, mereka juga punya andalan masing-masing.

Misalnya Bjon Borg terkenal dengan pukulan forehand-nya, Pit Sampras terkenal dengan pukulan service-nya. Diego Maradona terkenal dengan keahliannya menembus lini belakang dengan cepat.

Hal yang sama berlaku juga di cabang olahraga bela diri. Bila Anda ingin lebih dari praktisi lainnya, selain mesti menguasai teknik keseluruhan, Anda juga mesti memiliki jurus andalan. Kalau perlu, jurus andalannya tidak hanya satu atau dua. Walaupun mesti diingat bahwa berbeda antara jurus andalan di dalam pertandingan dengan jurus andalan di dalam perkelahian. Jurus andalan di dalam pertandingan dibatasi oleh aturan pertandingan dan tidak ditujukan untuk menyakiti lawan.

Di dalam pertarungan sesungguhnya juga sangat diperlukan jurus andalan. Dengan ini, Anda bisa langsung melumpuhkan lawan tanpa banyak membuang napas dan tenaga. Membuat Anda menang dengan cepat dan mengalahkan lawan sebelum ia sempat mengembangkan dirinya.

Jadi Praktisi Bela Diri, punyailah jurus andalan masing-masing. Jurus andalan penting tidak hanya untuk keperluan olahraga atau pertandingan saja, tapi juga untuk keperluan bela diri. Jurus atau teknik andalan membedakan kita dengan orang lain, menunjukkan kelebihan kita di bidang olahraga, wibawa dan menyelamatkan kita di dalam pertarungan sesungguhnya. Oleh karena itu, punyailah jurus andalan Anda.

27 Desember 2011

Silat Suffian: Peragaan Melawan Musuh Bersenjata Api



Di atas adalah video peragaan melawan musuh bersenjata api menurut Silat Suffian. Sekali lagi, saya mengingatkan untuk berlatih dengan pelatih militer yang terpercaya untuk menghadapi lawan bersenjata api.

Walaupun sebenarnya saya kurang setuju dengan beberapa teknik melucuti pistol, karena hanya menggunakan satu tangan, peragaan di atas sangat baik untuk memberikan gambaran bagaimana melucuti senjata api bagi pemula di dalam masalah ini.

Selamat menikmati. Tidak lupa saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012. Semoga kita lebih berhasil, cita-cita kita tercapai, dan kita lebih bahagia di tahun baru ini.

13 Desember 2011

Ketenangan di Dalam Pembelaan Diri

Di dalam pertarungan atau pembelaan diri, ketenangan adalah mutlak diperlukan. Bahkan diperlukan bukan hanya di dalam pembelaan diri saja, tapi juga di dalam situasi berbahaya lainnya.

Ada dua alasan mengapa ketenangan diperlukan. Pertama, bila Anda tidak tenang maka teknik/jurus tidak keluar optimal. Bahkan dalam keadaan panik yang ekstrim, Anda akan berkelahi serampangan atau mengamuk. Tidak ada satu teknik bela diri pun yang akan keluar. Anda bertarung dengan instink saja seperti hewan.

Alasan kedua, dalam keadaan tenang dan pikiran terpusat, kita bisa mengumpulkan tenaga lebih banyak. Anda yang sudah sampai tingkat meditasi atau tenaga dalam tentu paham hal ini. Bila jalan pikiran bersih, badan akan ikut tenang, dan Anda bisa mengumpulkan tenaga besar. Contohnya seperti peragaan memecahkan bata atau balok es besar dengan menggunakan tangan kosong.

Bagaimana memperoleh ketenangan di dalam pembelaan diri? Ada dua langkah untuk memperolehnya.

Langkah pertama ialah membiasakan hidup tenang. Berjalanlah dengan tenang, makanlah dengan tenang, bekerjalah dengan tenang, kerjakan semuanya dengan tenang. Maka di dalam situasi apapun, Anda akan selalu tenang.

Langkah kedua, menghilangkan penyebab ketidaktenangan. Biasanya ada dua hal yang merusak ketenangan. Pertama, rasa takut. Yang kedua, rasa marah.

Takut biasanya timbul karena kurangnya percaya diri untuk mengatasi situasi. Misalnya Anda yang biasa berlatih melawan pisau kayu akan takut ketika bertarung melawan pisau besi. Supaya jangan takut dan tetap percaya diri, berlatihlah semirip mungkin dengan situasi sebenarnya. Misalnya dengan menggunakan senjata sebenarnya setelah lihai dengan senjata mainan. Tentu saja tetap dibimbing oleh pelatih bela diri yang terpercaya.

Marah bisa terjadi karena berbagai sebab. Satu-satunya jalan ialah pengendalian diri. Perlu latihan mental dan kekuatan jiwa supaya jangan dikuasai amarah. Jangan menyerang atau bertarung di puncak kemarahan. Anda akan mengeluarkan tenaga besar dan kurangnya kontrol gerakan dan teknik. Menyebabkan lawan Anda berada di dalam situasi yang menguntungkan.


Perlu dicatat bahwa tenang itu tidak identik dengan lamban dan lemah. Tenang boleh; tetapi teknik/jurus tetap cepat, gesit, dan kuat.

Demikianlah pembahasan tentang ketenangan di dalam pembelaan diri. Mudah-mudahan ada gunanya bagi para pecinta bela diri.