03 Desember 2010

Taktik Tangan Kosong: Melawan Satu Musuh Bersenjata



Bentuk ini termasuk bentuk pertarungan yang amat teknis dan berat. Oleh karena itu, relatif sulit menerangkannya dengan kata-kata. Saya menganjurkan Anda untuk berlatih dengan pelatih terpercaya secara intensif untuk mengalahkan lawan yang bersenjata.

Senjata dapat dibagi 3: senjata api, senjata tajam, dan senjata tumpul. Yang akan kita bahas di sini adalah senjata tajam dan senjata tumpul. Senjata api merupakan bagian polisi dan tentara.

Pada prinsipnya Anda mesti mendekat untuk mengalahkan lawan semacam ini. Jika tidak mungkin untuk menangkap, Anda cukup menangkis atau menghindar dulu dari tebasan/tusukan. Begitu ada kesempatan, tangkap pergelangan tangan yang memegang senjata.

Kini Anda punya dua pilihan. Pertama, Anda menerapkan teknik patahan untuk mematahkan tangan lawan dan menjatuhkan senjatanya. Kedua, Anda membanting lawan terlebih dahulu. Ketika lawan jatuh, Anda melucuti senjatanya.

Pada dasarnya ini bukan satu-satunya prinsip. Banyak prinsip yang telah dikembangkan para ahli bela diri. Namun inilah prinsip yang paling mudah dipahami bagi praktisi pemula.

Bila Anda ingin melihat demonstrasi bela diri melawan musuh bersenjata, kunjungilah youtube.com dan di kotak search isilah "disarming a knife" atau "disarming techniques". Kemudian tekan enter atau klik search. Anda akan disodori banyak video yang bisa Anda tonton. Mungkin ada gunanya untuk memberikan gambaran bagaimana melawan seorang lawan bersenjata.

Sekali lagi, berlatihlah secara intensif dengan pelatih bela diri terpercaya untuk mempersiapkan diri melawan musuh yang bersenjata.

27 November 2010

Kung Fu Shaolin: Akar Bela Diri

Kung Fu Shaolin merupakan salah satu bela diri yang paling populer di dunia. Bela diri ini juga adalah akar dari semua bela diri di dunia ini.

Menurut sejarah, seni bela diri yang dikategorikan "martial art" dimulai sejak zaman Cina Kuno, semenjak adanya Jalur Sutera yang menghubungkan antara Cina dan India. Jalur ini merupakan penghubung kedua negara ini di bidang perdagangan, kebudayaan, dan agama. Agama yang dimaksud adalah Agama Budha.

Lama-kelamaan jalur ini menjadi tidak aman lagi karena banyaknya perampok yang beroperasi di sini. Bahkan perampoknya terkenal kejam, tidak membiarkan mangsanya hidup setelah dirampok.

Pada tahun 550 Masehi, Pendeta Budha ke-28, Dharma Taishi (Tatmo Cawsu) mengadakan perjalanan dari India ke Cina untuk mengajarkan agama Budha. Ia tidak hanya mengajarkan agama Budha, tapi juga Indo Kempo, seni bertarung ala India. Seni ini diajarkan mengingat seringnya pendeta Budha melewati Jalur Sutera. Yang artinya merupakan masalah antara hidup dan mati bagi mereka.

Banyak legenda yang mengiringi perjalanan ini. Dikatakan bahwa sang pendeta selama perjalanan dilindungi oleh 3 siluman: siluman babi, siluman elang, dan siluman monyet. Dari berbagai legenda yang ada, sejarah hanya mengakui bahwa si pendeta menggunakan rumah beroda yang ditariknya sendiri sebagai tempat untuk tidur di perjalanan kala malam tiba.

Kemudian seni yang diajarkan pendeta yang dikenal sebagai Budi Dharma di Indonesia ini dikembangkan di Kuil Shaolin, yang kemudian disebut sebagai "Kung Fu Shaolin".

Seiring perjalanan waktu, dasar dari seni ini menyebar ke seluruh dunia dan melahirkan banyak bela diri seperti Karate, Tae Kwon Do, Aikido, Pencak Silat, dan lain-lain. Bahkan sampai zaman moderen ini masih melahirkan bela diri baru seperti Shinto Ryu dan Mixed Martial Arts.

Demikianlah sejarah ringkas lahirnya Kung Fu Shaolin, akar dari semua bela diri di dunia ini.

17 Oktober 2009

Karate: Bela Diri Paling Populer

Siapa yang tidak kenal Karate? Bela diri yang gagah berani. Hampir seluruh belahan dunia mengenal Karate, bela diri dari Jepang.

Karate terdiri dari dua kata, "Kara" dan "Te". Kara berarti kosong, sedangkan Te berarti tangan. Secara harfiah, Karate bisa diartikan sebagai seni bela diri tangan kosong.

Jika Karate itu nama bela dirinya, maka Karateka adalah orang yang belajar Karate. Karate-do ialah jalan hidup Karateka.

Saya bukan ahli Karate, jadi kita takkan mendiskusikan Prinsip-prinsip Karate. Mungkin lebih baik jika kita mendiskusikan sejarahnya.

Pada abad ketujuh belas, orang Jepang menaklukkan Okinawa. Pemerintah yang baru melarang penduduk memiliki senjata, bahkan peralatan pertanian pun harus disimpan di gudang-gudang Pemerintah. Orang Okinawa menanggapi ini dengan menciptakan seni tangan kosong sampai tingkat tinggi. Mereka menyebutnya "Te", yang artinya tangan.

Sejumlah imigran China yang tinggal dengan penduduk lokal, ikut menyumbangkan cara bertarung mereka, Chuan Fa. Di zaman sekarang kita menyebutnya Kung Fu.

Sesudah waktu yang amat lama, nama Te diganti menjadi Karate.

Di tahun 1922, seorang Karateka Okinawa, Gichin Funakoshi mulai mengajarkan Karate di Jepang. Sejak inilah Karate memulai Masa Karate Moderen.

Demikianlah sejarah singkat mengenai awal berdirinya Karate. Awal dari bela diri paling populer di seluruh dunia.

11 Oktober 2009

Pencak Silat: Sebuah Bela Diri Indonesia



Pencak silat merupakan salah satu dari Bela Diri Indonesia. Sejarah dan asal-usulnya tidak diketahui secara pasti. Tidak ada bukti sejarah yang ditemukan mengenai masalah ini.

Menurut Suroso Orakas (1977:8), seorang pendekar Pencak Silat, diduga dasarnya diajarkan para pedagang China di abad ke-5 sampai abad ke-10. Saat itu Selat Malaka, salah satu selat di Indonesia, sudah menjadi lintasan utama perdagangan laut antara China, India, dan Nusantara. Pada tahun 670-an, zaman keemasan Kerajaan Sriwijaya, hubungan dagang dan agama serta kebudayaan tersebut mencapai puncaknya. Sriwijaya saat itu merupakan pusat pendidikan Budha termasyhur. Mungkin di zaman inilah orang Indonesia belajar dasar bela diri dari pergaulan dengan saudagar-saudagar China.

Pada abad ke-15, pengajaran Pencak Silat dilanjutkan oleh para Kiai di pondok-pondok pesantren. Kiai adalah pemuka agama Islam, sedangkan pondok pesantren ialah pusat pendidikan agama Islam tradisional.

Setelah proses panjang yang memakan waktu ratusan tahun, akhirnya Pencak Silat menemukan kepribadiannya sendiri, khas Indonesia, seperti yang dikenal dunia saat ini.

Pengaruh ajaran agama Budha tampak di dalam Pencak Silat. Ia mengajarkan untuk tidak menyerang lebih dahulu. Siapa menyerang lebih dahulu, berarti menyerahkan diri.

Demikianlah perkiraan sejarah mengenai Pencak Silat. Bila Anda ingin belajar Pencak Silat Standar Indonesia, silakan datang ke Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Indonesia. Bila Anda orang manca negara, Anda bisa bergabung dengan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat), bila ada di negara Anda. 

Daftar Pustaka:
Orakas, Suroso, Bela Diri Praktis Pencak Silat, Karya Anda, Surabaya, 1977.

14 September 2009

Taktik Serangan Ala Ninja

Ninja, manusia yang selalu menyembunyikan wajahnya, ahli penyusupan dan pembunuhan, bukanlah fiksi tapi nyata keberadaannya. Ninja adalah Pembunuh Rahasia Jepang di zaman Jepang Kuno dari abad keenam sampai awal abad ketujuhbelas.

Jalan hidup ninja yang dinamakan "Ninjutsu" mengajarkan sebuah anggapan bahwa orang tidak bisa menyerang lawan yang tidak bisa dilihatnya. Oleh karena itu, ninja mengembangkan metode penyusupan dan serangan dari belakang.

Di dalam pertarungan, ada tiga cara menerapkan prinsip ini.

Pertama, Anda bisa menyerang lawan dari belakang secara diam-diam ketika ia belum menyadari keberadaan Anda. Inilah yang disebut dengan "Stealth Technique". Inilah teknik yang paling populer digunakan ninja di zaman dahulu.

Kedua, Anda bergerak ke belakang lawan walaupun sebelumnya Anda sudah berdiri di depannya dan sudah memulai pertarungan. Ini memerlukan kelincahan kaki, teknik khusus, dan latihan yang intensif.

Ketiga, Anda mengalihkan pandangan lawan ketika bertarung, kemudian menyerangnya. Misalnya Anda berpura-pura menggenggam sesuatu, lalu berpura-pura melemparkannya ke wajah lawan secara tiba-tiba. Walaupun
sebenarnya tidak ada yang dilempar , lawan akan tetap memalingkan atau menutupi wajahnya secara refleks untuk melindungi matanya. Kesempatan ini bisa Anda gunakan untuk menyerangnya.

Di zaman dahulu, ninja menggunakan aplikasi ke-3 ini dengan cara melemparkan bom asap. Ketika asap memenuhi udara dan lawan tidak bisa melihat, ninja menyerang lawannya. Mungkin pula ninja melemparkan shuriken (senjata rahasia) terlebih dahulu. Ketika lawan sedang terkena lemparan atau berusaha menghindarinya, ninja akan menyerang lawan dengan pedang.

Demikianlah taktik serangan yang dikembangkan oleh Ninja, ahli penyusupan dan pembunuhan.

29 Agustus 2009

Bruce Lee: Paradigma Baru di Dunia Bela Diri

Bruce Lee merupakan bintang Hollywood yang sangat terkenal. Ia juga pendekar Kung Fu yang hebat. Sayangnya ia meninggal secara tidak wajar.

Bagi Dunia Barat, Bruce Lee memperkenalkan sebuah hal baru. Yakni bagaimana menggunakan kaki sebagai senjata pertarungan. Sebelum mereka mengenalnya, orang Barat selalu bertarung hanya dengan menggunakan tangannya.

Bagi Dunia Timur, Bruce Lee memperkenalkan aliran baru Kung Fu, yaitu Kung Fu Tanpa Gaya. Sebelum kehadirannya, Pendekar Kung Fu selalu terikat pada gaya/jurus. Misalnya Kung Fu Jurus Ular, Kung Fu Jurus Naga, Kung Fu Jurus Harimau, dan lain-lain. Ia mengajarkan bentuk pertarungan yang tidak terikat pada gaya/jurus, tapi langsung difokuskan pada teknik pertarungan. Bagi Dunia Kung Fu, ini sebuah paradigma baru. Suatu hal yang belum pernah ada sebelumnya.

Inilah cerita mengenai perubahan yang dilakukan Bruce Lee di Dunia Bela Diri. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan manfaat dari ajarannya.

14 Agustus 2009

Miyamoto Musashi: Prinsip Pendekar Tak Terkalahkan

Miyamoto Musashi merupakan samurai tak terkalahkan di Zaman Feodal Jepang. Dia selamat lebih dari 60 duel dan meninggal dengan damai di atas tempat tidurnya. Fakta mengenai keberadaannya diakui oleh sejarah.

Salah satu bukti sejarah ialah buku yang ditulisnya pada tahun 1643, berjudul Kitab Lima Unsur. Di buku ini ia menjelaskan prinsip menggunakan pedang yang dianutnya.

Pertama, ia menganjurkan untuk memegang pedang panjang di satu tangan dan pedang pendek di tangan lainnya. Katanya dengan susunan ini Anda bisa mengatasi pertarungan di medan apapun.

Kedua, Anda harus selalu bertarung dengan membelakangi sinar matahari atau menyampinginya. Jangan bertarung dengan menghadap sinar matahari, kecuali Anda tidak punya pilihan lain. Ini penting supaya penglihatan Anda tidak terganggu.

Ketiga, jangan menggunakan teknik pedang secara kaku. Teknik terbaik ialah teknik yang menyelamatkan nyawa Anda, bukan teknik standar yang tidak mengembangkan posisi atau keahlian Anda.

Keempat, bila Anda dikeroyok banyak samurai, jangan menunggu serangan musuh. Anda harus mengendalikan mereka, bukan dikendalikan mereka. Maju dan serang ke satu arah, kemudian berbalik untuk menyerang ke arah lainnya. Terus seperti itu. Dengan cara ini, Musashi dapat mengalahkan sekitar 20 sampai 30 samurai sendirian di sebuah duel.

Demikianlah prinsip yang digambarkan Miyamoto Musashi di dalam bukunya. Semoga ada manfaatnya bagi para pecinta bela diri.